ART Prospective Monitoring of Dispensing Errors in the Distribution of High-Alert Concentrated Electrolytes at the Central Warehouse of the Pharmacy Department at Fatmawati Hospital, Jakarta, April 2026

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Nabilah Ramadani

Abstract

Layanan farmasi rumah sakit memainkan peran penting dalam memastikan keselamatan pasien, khususnya dalam pengelolaan obat-obatan berisiko tinggi seperti elektrolit pekat. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kepatuhan distribusi elektrolit pekat (KCl, MgSO₄, dan NaCl 3%) di Gudang Pusat Instalasi Farmasi Rumah Sakit Fatmawati terhadap standar yang berlaku. Studi observasional ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif prospektif yang dikombinasikan dengan data kualitatif. Pengumpulan data dilakukan secara real-time menggunakan metode pengambilan sampel total selama proses distribusi, dengan memanfaatkan daftar periksa skala Guttman sebagai instrumen untuk menilai parameter distribusi yang akurat dan pengelolaan obat berisiko tinggi. Hasil menunjukkan bahwa semua parameter evaluasi distribusi mencapai kepatuhan 100%, meliputi akurasi tujuan/unit, obat, dosis, waktu, kuantitas, pelabelan, penyimpanan, dokumentasi, pengecekan ganda, kondisi kemasan, dan kontrol akses. Pola distribusi menunjukkan frekuensi tertinggi untuk NaCl 3%, diikuti oleh KCl 7,46% dan MgSO₄ 40%, dengan permintaan yang sebagian besar berasal dari Unit Gawat Darurat (IGD) dan Depot Teratai, yang memiliki fasilitas untuk pencampuran IV steril dan pemberian sitostatik. Hal ini mencerminkan bahwa distribusi obat dipengaruhi oleh kebutuhan klinis spesifik di unit layanan. Secara keseluruhan, sistem distribusi elektrolit pekat di Rumah Sakit Fatmawati optimal dan selaras dengan prinsip keselamatan pasien dan peraturan nasional. Namun, penguatan berkelanjutan tetap diperlukan, terutama dalam aspek pelatihan terstruktur, dokumentasi evaluasi, dan manajemen risiko operasional untuk memastikan kualitas layanan dan keselamatan pasien yang berkelanjutan. 

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

References

Fahriati, Andriyani R., et al. Evaluasi Kesesuaian Penyimpanan Obat High Alert Berdasarkan Permenkes, PerBPOM dan SPO Rumah Sakit di Instalasi Farmasi RSIA X Ciputat Tahun 2023. Prosiding SEMLITMAS: Diseminasi Penelitian Pengabdian Masyarakat. 2024; Vol. 1 (1): 341 - 349.
Faizah H, Farhiyah NL, Hartono B, Daud AG. Evaluasi Penerimaan Dan Penyimpanan Obat di Instalasi Farmasi di Rumah Sakit. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS). 2026; 4 (4): 13749 - 13756.
Grissinger M. Potassium Chloride Injection Still Poses Threats to Patients. P T. 2011 May;36 (5): 241 - 302. PMID: 21785535; PMCID: PMC3138362.
Ilham M, Cholisah E. Evaluasi Pendistribusian Obat di Gudang Farmasi Rumah Sakit Sariningsih Bandung Periode Maret - Mei 2023. J Pharm Student. 2023: Vol. 1 (1): 1 - 7.
Institute for Safe Medication Practices (ISMP). High-Alert Medication List for Acute Care Settings Updated for 2024. ISMP Medication Safety Alert! Acute Care. 2024; 29 (1): 1 - 5.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. 2016.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. 2016.
Komisi Akreditasi Rumah Sakit. Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi 1. Jakarta: Komisi Akreditasi Rumah Sakit; 2017.
Mansour GK, Yousif A. Magnesium Sulfate In Pediatric Emergency Medicine: Pharmacology, Evidence, and Clinical Applications. Cureus. 2025 Sep 5; 17 (9): e91672.
Moritz ML, Ayus JC, Nelson JB. Administration of 3% Sodium Chloride and Local Infusion Reactions. Children (Basel). 2022 Aug 18; 9 (8): 1245. doi: 10.3390/children9081245. PMID: 36010135; PMCID: PMC9406999.
Pradata, A., Andrajati, R., Jufri, M., Milladi, A. (2019). Efektivitas Penerapan Automated Dose Dispensing di Bangsal Rawat Inap Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang. 8 (4), 264–270.
Pristiyantoro P, Sari WK, Dona G. Evaluasi Kesesuaian Penyimpanan Dan Monitoring Obat High Alert Medications di Instalasi Farmasi Rsud “X” Jakarta Tahun 2023. Jurnal Farmasi-qu Akademi Farmasi Bhumi Husada Jakarta. 2024; Vol. 11 (1): 56 - 63.
Putriana, Dewi I., et al. Gambaran Tingkat Pengetahuan Tenaga Kefarmasian Tentang High Alert Medication di Rumah Sakit Islam Garam Kalianget Sumenep. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan. 2025; Vol. 17 (1): 67 - 73.
RSUP Fatmawati. Standar Prosedur Operasional No. OT.02.02/D.XXI/6600/2025 tentang Identifikasi, Penandaan, dan Penyimpanan Obat High Alert. 2025.
Sopiani, H. Penanganan Obat-Obat High Alert di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2022 [cited 2026 Apr 24]. Sumber: Penanganan obat-obat high alert di fasilitas pelayanan kesehatan.

DB Error: Unknown column 'Array' in 'WHERE'